PENGARUH ELEMEN DESAIN RUANG PUBLIK TERHADAP AKTIVITAS PENGUNJUNG DI JNM BLOC YOGYAKARTA : PENDEKATAN PLACEMAKING
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Jogja Nasional Museum Bloc yang sebelumnya kampus ISI, kini direvitalisasi menjadi creative hub mulai tahun 2006. Pada Tahun 2021 kawasan ini kembali direnovasi dengan pendekatan adaptive reuse yaitu mempertahankan kondisi bangunan dan mengalihkan menjadi fungsi baru. JNM Bloc menjadi tempat berkumpul segala usia mulai dari anak-anak sampai orang dewasa untuk bertukar pikiran, melakukan aktivitas menyenangkan, serta kegiatan pameran. JNM Bloc difungsikan menjadi creative hub dengan kondisi elemen desain yang baru mengikuti perkembangan zaman. Pertanyaan pada penelitian ini yaitu, bagaimana pengaruh penerapan elemen desain pada ruang publik JNM Bloc dalam menciptakan ruang kreatif yang mendukung aktivitas pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberhasilan elemen desain terhadap kenyamanan, pola aktivitas, dan interaksi sosial pengunjung di JNM Bloc dalam konteks placemaking. Metode penelitian yang dipakai adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif deskriptif, pencarian data dengan melakukan pengamatan langsung dan penyebaran kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan JNM Bloc dalam menerapkan adaptive reuse melalui transformasi ruang kampus menjadi ruang publik kreatif yang tetap mempertahankan nilai sejarah bangunan. Berdasarkan diagram Project for Public Spaces (PPS), JNM Bloc menunjukkan keberhasilan dalam menciptakan ruang yang nyaman, atraktif dan ramah lingkungan. Hal ini juga sesuai dengan teori Jane jacobs tentang mixed-use spaces, dimana integrasi fungsi komersial melalui pertokoan dan UMKM, fungsi budaya melalui museum dan ruang pameran, serta fungsi sosial- rekreasional melalui area komunal telah berhasil menciptakan ruang yang mendukung berbagai aktivitas dan interaksi sosial. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitasnya sebagai ruang publik kreatif.