Pengaruh Fraud Hexagon Terhadap Potensi Kecurangan Laporan Keuangan Menggunakan Beneish M-Score Model (Studi Empiris pada Perusahaan Infrastruktur yang Listing di BEI 2018 – 2020)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fraud Hexagon terhadap
potensi kecurangan laporan keuangan. Terdapat sebelas variabel yang digunakan
yaitu kepemilikan pemerintah, related party transaction, CEO Tenure, CEO Age,
political connection, kerjasama dengan proyek pemerintah, whistleblowing system,
pergantian ketua auditor internal, kepemilikan pemerintah, frekuensi kemunculan
gambar CEO, dan CEO Politicy. Kecurangan laporan keuangan diukur
menggunakan Beneish M-Score Model. Sampel dalam penelitian ini yaitu
perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada
tahun 2018 - 2020 dengan Jumlah sampel yang digunakan adalah 36 perusahaan.
Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa CEO Age, kerjasama dengan proyek pemerintah,
dan pergantian ketua auditor internal memiliki pengaruh positif dan signifikan
terhadap potensi kecurangan laporan keuangan. Sedangkan related party
transaction memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap potensi kecurangan
laporan keuangan. Pada variabel lainnya yaitu kepemilikan manajerial, CEO
Tenure, political connection, whistleblowing system, kepemilikan pemerintah,
frekuensi kemunculan gambar CEO dan CEO Politicy tidak memiliki pengaruh
terhadap potensi kecurangan laporan keuangan.