Evaluasi Peresapan dan Pelayanan Obat pada Pasien Program Rujuk Balik (PRB) Berdasarkan Indikator WHO di Apotek HANI
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang : Beberapa Peresapan dan pelayanan obat di indonesia belum optimal dan memenuhi standar WHO. Tujuan: Menganalisis peresapan dan pelayanan obat PRB berdasarkan indikator WHO serta menghubungkan antara karakteristik, jumlah obat, waktu penyerahan obat dengan tingkat pengetahuan responden, Metode: Observasional dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan sampel dengan metode convenience sampling. data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, dianalisi secara deskriptif kuantitatif dan statistik menggunakan uji chi-square serta uji spearman Hasil: Rata-rata jumlah obat per lembar resep 2,6 presentase obat generik 80,9%, persentase obat antibiotik 0%, persentase obat injeksi 4,76%, persentase obat sesuai FORNAS 100%, rata-rata waktu penyerahan obat 86,10 detik, persentase obat yang terlayani 99,63%, persentase obat dengan etiket yang tepat 0%, persentase pengetahuan 50,48%. Hasil uji statistik hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat pendidikan sebesar (p-value 0,001) dan hubungan antara timgkat pengetahuan dengan jumlah obat yang didapat sebesar (p-value 0,000) Kesimpulan: Indikator peresapan yang memenuhi standar yaitu persentase obat antibiotik, injeksi dan obat yang sesuai dengan FORNAS. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan responden dengan tingkat pendidikan dan jumlah obat.