Analisis Efektivitas Metode Fitotreatment dengan Salvinia Molesta dalam Menurunkan Kadar Cr (VI) Pada Tannery Wastewater
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Limbah cair penyamakan kulit mengandung berbagai macam kontaminan, yang jika tidak diolah dengan tepat akan menyebabkan dampak yang berkepanjangan bagi lingkungan. Hasil analisis menyatakan bahwa limbah cair penyamakan kulit yang telah melalui proses pengolahan masih menyisakan kromium heksavalen (Cr6+) sebesar 0,06 mg/L, sementara baku mutu Cr6+ yang diperbolehkan menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia No. 5 Tahun 2014 sebesar 0,1 mg/L. Atas permasalahan tersebut, dilakukan eksperimen fitotreatment dengan Salvinia molesta pada sampel air effluent pengolahan limbah cair penyamakan kulit. Untuk memaksimalkan pengujian efektivitas S.molesta sebagai agen fitotreatment pada penelitian ini, dilakukan penambahan Cr6+ pada sampel limbah cair yang telah diambil hingga konsentrasi 10 mg/L. Pada uji fitotreatment digunakan pengenceran 75% dengan perbandingan limbah cair dan air PDAM 1:3 dan didapatkan konsentrasi Cr6+ sebesar 2,49 mg/L. Pasca dilakukan fitotreatment selama 20 hari, didapatkan hasil penurunan Cr6+ sebesar 92,36% dengan konsentrasi akhir 0,26 mg/L, parameter DHL sebesar 48,37% dengan konsetrasi 382 μS/cm, parameter TDS sebesar 8,88% dengan konsentrasi 472 mg/L, dan parameter COD sebesar 44,42% dengan konsentrasi 68,91 mg/L.