<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode Construction Safety Analysis (Csa) pada Pekerjaan Lantai Kerja (Lean Concrete) (Analysis of The Risk of Accident at Work Using Construction Safety Analysis (Csa) Method on Lean Concrete Work of Road Improvement)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

DOI

Abstract

Dengan perkembangan ekonomi dan infrastruktur yang semakin cepat di berbagai negara, sektor konstruksi menjadi salah satu bidang yang paling dinamis. Kegiatan konstruksi, seperti pembangunan perkerasan jalan pada tahap pekerjaan lantai kerja, melibatkan beragam aktivitas fisik yang memerlukan keterlibatan tenaga kerja, penggunaan alat berat, serta pemanfaatan berbagai jenis material. Lingkungan kerja di sektor ini memiliki potensi risiko tinggi, termasuk pengoperasian alat berat, kecelakaan saat pekerjaan, serta kemungkinan terpapar zat kimia berbahaya. Oleh karena itu, penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi aspek krusial yang harus diutamakan dalam setiap proyek konstruksi. Penelitian ini menerapkan metode Construction Safety Analysis (CSA) pada Proyek Peningkatan Ruas Jalan Desa Galih Sari, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, khususnya pada pekerjaan lantai kerja (Lean Concrete). CSA digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya secara sistematis pada setiap tahap pekerjaan, sehingga risiko dapat diketahui sejak awal dan diterapkan pengendalian bahaya yang efektif, meliputi pengendalian teknis, administratif, serta penggunaan APD. Pendekatan ini mendukung penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) guna mengurangi dan mencegah kecelakaan kerja di proyek konstruksi. Pengumpulan data dilaksanakan dengan metode observasi di lapangan dan melakukan wawancara oleh ahli K3 dan site engineer, yang mana dari data kondisi lingkungan di area proyek menjadi pertimbangan untuk pembuatan form Construction Safety Analysis (CSA). Hasil identidikasi potensi bahaya pada tahap pekerjaan lantai kerja (Lean Concrete) berdasarkan 4 tahapan pekerjaan terdapat 26 jenis potensi bahaya. Potensi bahaya yang paling banyak terdapat pada tahap persiapan lahan, sedangkan jumlah potensi bahaya paling sedikit ditemukan pada tahap pekerjaan pemasangan bekisting/cetakan. Dalam penelitian ini, tindakan pengendalian bahaya yang direkomendasikan mengikuti hierarki pengendalian, hanya dimungkinkan 3 pengendalian yaitu pengendalian yaitu pengendalian secara teknis, pengendalian administratif, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By