Analisis Strategi Kreatif Indodax dalam membangun Brand Image di Industri Cryptocurrency
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Meningkatnya popularitas cryptocurrency di dunia global telah menarik perhatian masyarakat, meskipun di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti stigma negatif, ketidakpastian regulasi, dan persaingan yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kreatif yang diterapkan oleh Indodax, salah satu platform cryptocurrency terbesar di Indonesia, dalam membangun dan memperkuat citra merek yang aman dan terpercaya. Kerangka yang digunakan meliputi strategi kreatif, brand image, media sosial, dan product placement dalam media film. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study) pada Indodax. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam, analisis konten media sosial (Instagram, TikTok, YouTube), serta studi terhadap penggunaan film 13 Bom di Jakarta sebagai medium product placement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indodax menerapkan beberapa strategi kreatif utama yang berdampak signifikan pada brand image mereka. Pertama, strategi edukasi publik melalui konten media sosial yang konsisten dan menarik, seperti video tutorial, infografis, dan diskusi dengan pakar cryptocurrency, yang membantu meningkatkan literasi digital masyarakat. Kedua, penggunaan strategi pemasaran yang didasari data melalui interaksi aktif dengan audiens di berbagai platform media sosial. Ketiga, penerapan product placement dalam film 13 Bom di Jakarta, yang tidak hanya meningkatkan eksposur merek tetapi juga menciptakan keterhubungan emosional dengan audiens melalui elemen visual, verbal, dan integrasi dalam alur cerita. Keempat, transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi yang diperkuat dengan komunikasi publik yang jelas, meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap platform. Kombinasi strategi ini berhasil memperkokoh brand image Indodax sebagai platform cryptocurrency yang aman, terpercaya, dan inovatif di Indonesia, meskipun masih menghadapi tantangan seperti stigma negatif dan persaingan di industri aset digital.