<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Desain Struktur Perkerasan Lentur dengan Pemodelan Elastik dan Viskoelastik: Studi Kasus Pada Ruas Jalan Siulak Deras – Batas Sumatera Barat (Sta. 4+600)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Ruas Jalan Siulak Deras – Batas Sumatera Barat menjadi pintu gerbang dari daerah lain khususnya Sumatera Barat menuju objek-objek wisata di Kerinci. Ruas Jalan Siulak Deras/Letter W – Batas Sumatera Barat merupakan jalan dengan status Jalan Strategis Nasional (JSN) dengan panjang 33,76 km. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 ruas Jalan Siulak Deras/Letter W dahulu memiliki status sebagai jalan kabupaten dan dinaikkan menjadi jalan nasional pada tahun 2022. Seiring berjalannya waktu jika ruas jalan diberikan beban yang melebihi kapasitasnya, maka ruas jalan akan mengalami penurunan tingkat pelayanan. Menurunnya tingkat pelayanan memiliki ciri di antara lain kerusakan pada jalan. Maka dari itu, dibutuhkan preservasi jalan untuk memperbaiki umur layan jalan seperti overlay dan pelebaran jalan. Penelitian ini dilakukan dengan mengevaluasi desain perkerasan lentur Ruas Jalan Siulak Deras/Letter W – Batas Sumatera Barat dengan menggunakan Metode Bina Marga 2017 melalui pendekatan elastik dan viskoelastik. Kemudian, evaluasi dilanjutkan dengan menggunakan aplikasi KENPAVE. Hasil penelitian yang dihasilkan adalah perkerasan berdasarkan perbandingan efisiensi umur layan, nilai respons, dan ketebalan yang telah diperhitungkan, perkerasan eksisting tidak mampu menahan beban yang akan terjadi dengan umur rencana yang telah ditentukan. Sehingga, dibutuhkan desain perkerasan alternatif yang kuat untuk menahan beban yang akan terjadi dengan dengan umur rencana yang telah digunakan. Hasil desain perkerasan alternatif yang dapat digunakan dan memenuhi adalah desain perkerasan overlay menggunakan Bina Marga 2017, desain perkerasan alternatif pelebaran oleh KENPAVE dengan AC Base, dan desain perkerasan alternatif pelebaran oleh KENPAVE dengan CTB. Desain perkerasan overlay memiliki tebal lapisan AC WC 4 cm, AC BC 15 cm, dan LPA kelas A 20 cm. Desain perkerasan alternatif pelebaran dengan AC Base memiliki tebal lapisan AC WC 6 cm, AC BC 14,5 cm, AC Base 20 cm, dan LPA Kelas A 20,5 cm. Sedangkan, desain perkerasan alternatif pelebaran dengan CTB memiliki tebal lapisan AC WC 7 cm, AC BC 8 cm, CTB 15 cm, dan LPA Kelas A 15 cm.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By