Analisis Pengaruh Disonansi Kognitif terhadap Kepuasan Pelajar dalam memilih Bimbingan Belajar XYZ
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pendidikan adalah salah satu pilar penyangga kuatnya sebuah negara. Pendidikan di sekolah formal tidak cukup untuk meningkatkan kemampuan pelajar agar menjadi cerdas dan dapat bersaing. Pelajar memerlukan jam belajar tambahan diluar sekolah. Salah satu hal yang dapat memenuhi kebutuhan siswa dalam mendapatkan jam belajar tambahan adalah dengan mengikuti lembaga bimbingan belajar. Di Kota Magelang sendiri terdapat berbagai macam bimbingan belajar, salah satunya adalah bimbingan belajar Savaana. Savaana memiliki proporsi jumlah pelajar yang tinggi dibandingkan bimbingan belajar yang lain. Jumlah pelajar pada bimbingan belajar Savaana mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pada tahun 2019 dengan jumlah pelajar 829, tahun 2020 dengan jumlah pelajar 401, tahun 2021 dengan jumlah pelajar 216, tahun 2022 dengan jumlah 175 pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat membentuk disonansi kognitif dalam keputusan pemilihan bimbingan belajar Savaana di Kota Magelang, serta untuk menilai dan menganalisis dampak faktor-faktor disonansi tersebut terhadap kepuasan pelajar kepada bimbingan belajar savaana. Pembentukan disonansi kognitif diukur melalui tiga variabel, yaitu aspek emosional, kebijaksanaan dalam pembelian, dan kekhawatiran terhadap penawaran. Analisis dalam penelitian ini melibatkan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek yang paling signifikan dalam dimensi emosional adalah tidak merasa marah dengan diri sendiri setelah memilih bimbingan belajar savaana. Pada dimensi kebijaksanaan dalam pembelian, faktor yang paling penting adalah sangat membutuhkan bimbingan belajar savaana. Sedangkan pada dimensi kekhawatiran terhadap penawaran, faktor yang paling penting adalah tidak merasa tertipu dalam memilih bimbingan belajar savaana. Pada hasil uji regresi linier, dimensi emotional dan concern over deal tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Serta pada dimensi wisdom of purchase memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelajar.