<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Keberlanjutan Pengguna Jala Menggunakan Factor Analysis

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Jala merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang akuakultur, khususnya dalam pembudidayaan udang. Jala memiliki visi untuk memberdayakan para petambak dengan menyediakan produk teknologi yang dapat membantu kegiatan kulturisasi. Terdapat dua jenis produk yang disediakan oleh Jala, yaitu hardware dan software. Banyaknya produk yang ditawarkan Jala yang sesuai dengan kebutuhan para petambak, mendorong tingginya angka pengguna Jala. Tentu saja ini sangat menguntungkan bagi perusahaan. Akan tetapi, setelah dilakukan riset internal aktivitas penggunaan software, ditemukan bahwa jumlah pengguna yang terdaftar di sistem dibandingkan dengan jumlah pengguna aktif berbeda sangat signifikan. Hal ini menunjukkan terdapat banyak pengguna yang churn dan tidak menggunakan produk software.
Inisiasi proyek Analisis Keberlanjutan Pengguna menggunakan Factor Analysis bertujuan mencari tahu faktor apa saja yang mempengaruhi pengguna untuk lanjut atau tidak menggunakan Jala sejak satu bulan pertama menggunakannya. Dalam menerapkan Factor Analysis, terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan, yaitu ekstraksi data, preprocessing, clustering menggunakan K-Means, dan modeling menggunakan algoritma Random Forest. Dari model yang telah dihasilkan, kemudian diekstraksi nilai feature importances atau nilai signifikansi dari setiap variabel. Nilai tersebut yang dijadikan dasar untuk melakukan Factor Analysis dan menentukan variabel apa yang paling berpengaruh terhadap keberlanjutan pengguna ke bulan-bulan berikutnya.
Dari hasil yang didapatkan bahwa fitur pencatatan pakan, sampling, dan kualitas air merupakan fitur yang paling berpengaruh sehingga tingginya intensitas penggunaan di satu bulan pertama akan meningkatkan persentase keberlanjutan pengguna. Jika dibandingkan dengan fitur media yang dibuat khusus untuk mengedukasi pengguna dan membuatnya tetap menggunakan Jala, ternyata belum berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan pengguna. Dengan demikian diperlukan optimasi fitur ini agar dapat berperan sesuai dengan peruntukannya.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By