Tinjauan terhadap Kinerja Biaya dan Waktu Menggunakan Crash Program dengan Penambahan Tenaga Kerja (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta)
Loading...
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Dampak dari krisis ekonomi yang berkepanjangan
mengakibatkan dana pembangunan mengalami kemerosotan,
sehingga diperlukan penghematan untuk menanggulangi kesulitan
dana tersebut dan dituntut suatu manajemen yang tepat pada
pelaksanaan proyek konstruksi agar diperoleh hasil yang optimal.
Upaya optimasi dengan cara mempercepat pelaksanaan proyek dari
waktu normal dengan biaya minimal disebut dengan crash program.
Usaha untuk mempercepat proyek dapat dilakukan dengan
penambahan tenaga kerja yang merupakan salah satu alternatif
dari crash program. Analisis pada proyek Pembangunan Gedung
Laboratorium Terpadu UII Yogyakarta ini bertujuan untuk
menentukan kinerja proyek dari segi biaya dan waktu
menggunakan crash program dengan penambahan tenaga kerja.
Data yang digunakan pada analisis ini didapat dari data
proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu UII
Yogyakarta. Data tersebut kemudian dianalisis dengan melakukan
percepatan pada kegiatan kritis yang durasinya memungkinkan
untuk dilakukan percepatan. Kemudian dihitung jumlah tenaga
kerja, biaya percepatan dan biaya total proyek.
Hasil analisis percepatan pada proyek ini dengan
penambahan tenaga kerja pada lintasan kritis ditinjau dari segi
kinerja biaya dan waktu. Pada kondisi normal biaya total proyek
sebesar Rp. 9.471.336.900,00 dan durasi 247 hari. Sedangkan pada
kondisi percepatan didapatkan biaya total sebesar Rp.
9.404.613.650,00 dengan durasi 202 hari. Hasil tersebut dapat
menunjukkan setelah adanya percepatan biaya lebih hemat sebesar
0,70 % atau sebesar Rp. 66.723.250,00 dan dari segi waktu dapat
lebih cepat 18,22 % atau 45 hari dibandingkan pada kondisi normal.