Analisis Stabilitas Timbunan Tanah Menggunakan Perkuatan Geotekstil Dengan Program Geostudio 2012 (Studi Kasus : Jalan Tol Balikpapan - Samarinda Sta. 2+300)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Proyek Jalan tol Balikpapan – Samarinda terletak di Provinsi Kalimantan Timur, pekerjaan jalan Tol Balikpapan – Samarinda dilakukan untuk memudahkan segala aktivitas yang menggunakan jalur transportasi darat khususnya yang menghubungkan dua kota antara Balikpapan dan Samarinda. Kondisi tanah pada proyek ini sangat beragam, pada tanah eksisting di lapangan merupakan tanah rawa. Dalam pembangunan jalan tol tersebut, tanah rawa mendapat perhatian khusus karena berdampak pada penurunan tanah atau longsor. Oleh karena itu perlu adanya analisis timbunan diatas tanah rawa tersebut untuk menentukan faktor keamanan terhadap longsor serta angka penurunan tanah. Analisis pada tanah lereng asli menggunakan bantuan aplikasi SLOPE/W. Variasi tinggi timbunan yang digunakan adalah 4 m, 7 m dan 10,5 m. Tahap awal adalah melakukan pemodelan pada timbunan tanah asli tanpa perkuatan geotekstil untuk mendapat nilai SF dan penurunan tanah. Timbunan tanah yang aman adalah timbunan yang memenuhi syarat angka aman yaitu ≥ 1,25. Tahap kedua adalah menghitung kebutuhan geotekstil. Tahap selanjutnya, melakukan permodelan dengan perkuatan geotekstil dan dengan mempertimbangkan beban gempa yang mengacu pada perhitungan kebutuhan geotekstil. Dengan menganalisis timbunan tanah asli yang tidak diperkuat dengan geotekstil menggunakan SLOPE/W, hasilnya adalah timbunan dengan tinggi 10,5 meter mengalami collapse. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor keamanan (SF) dengan menggunakan program SLOPE/W sebesar 1,148 < 1,25 (tidak aman). Perbandingan antara nilai SF pada tanah timbunan yang diperkuat dengan perkuatan geotekstil dengan variasi geotekstil panjang dan ditambahkan beban gempa menghasilkan nilai SF sebesar 1,169 > 1 (aman) dan untuk nilai SF pada lereng yang diperkuat geotekstil tanpa beban gempa sebesar 1,360 > 1,25 (aman).