<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peran Malaysia untuk Mengembangkan Industri Chip Semikonduktor dalam Global Value Chain (Gvc)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Authors

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Malaysia dalam pengembangan industri chip semikonduktor pada periode 2020-2024 di tengah perubahan geopolitik global, pergeseran rantai pasokan internasional, dan meningkatnya persaingan di kawasan Asia Tenggara. Penelitian ini menggunakan kerangka Global Value Chain (GVC) dari Rory Horner untuk menganalisis posisi Malaysia dalam rantai nilai global serta kapasitas negara dalam mendorong transformasi industrinya. Analisis dilakukan melalui penelaahan peran pemerintah Malaysia dalam tiga peran utama, yaitu sebagai fasilitator, regulator, dan produsen, serta analisis terhadap implementasi National Semiconductor Strategy (NSS) yang diluncurkan pada tahun 2024. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran negara melalui NSS menjadi pondasi penting bagi Malaysia untuk meningkatkan daya saing, memperluas aktivitas bernilai tambah tinggi, dan mengurangi ketergantungan pada aktivitas Assembly, Testing, and Packaging (ATP). Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa Malaysia masih menghadapi tantangan signifikan berupa keterbatasan talenta terampil, ketergantungan pada Foreign Direct Investment (FDI), tekanan geopolitik yang mempengaruhi stabilitas rantai pasokan, minimnya kapasitas penelitian dan pengembangan, serta lemahnya kemampuan hulu yang masih tertinggal dibandingkan negara lain.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By