Analisis Mikroplastik Dalam Air Tanah di Area Pertanian Pesisir Parangtritis Daerah Istimewa Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Peningkatan penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari berdampak terhadap akumulasi mikroplastik di berbagai lingkungan, termasuk air tanah. Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 mm yang dapat mencemari sumber air dan membahayakan ekosistem maupun kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan jenis mikroplastik dalam air tanah di area pertanian pesisir Parangtritis, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan pada sembilan titik menggunakan metode purposive sampling. Analisis mikroplastik mengikuti modifikasi metode dari NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration), dengan tahapan pemisahan densitas, oksidasi basah, sentrifugasi, filtrasi, dan identifikasi mikroskopik serta analisis FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel mengandung mikroplastik, dengan jenis dominan berupa fiber dan fragmen. Warna paling umum adalah transparan dan hitam. Kelimpahan partikel mikroplastik bervariasi antara 290 hingga 960 partikel/Liter, menunjukkan adanya kontaminasi yang signifikan di wilayah penelitian. Temuan ini mengindikasikan adanya potensi risiko lingkungan dan kesehatan, serta perlunya pengelolaan limbah plastik yang lebih baik di kawasan pesisir pertanian.