<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Karakterisasi Mineral Lempung Desa Sendangrejo Teraktivasi Asam Sulfat Sebagai Katalis dalam Pembuatan Bahan Bakar Minyak dengan Pengaruh Variasi Waktu

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Meningkatnya timbunan sampah yang sulit terurai, seperti limbah ban kendaraan dapat meberikan negatif bagi makhluk hidup dan lingkungan. Salah satu solusi menangani limbah ban bekas adalah melalui pirolisis, yaitu degradasi ban secara thermal (panas) yang memberikan nilai tambah. Penelitian mengenai Karakterisasi Mineral Lempung Desa Sendangrejo Teraktivasi Asam Sulfat Sebagai Katalis Dalam Pembuatan Bahan Bakar Minyak dengan Pengaruh Variasi Waktu, variasi waktu yang diterapkan pada penelitian ini ialah 1 jam, 2 jam, 3 jam dan 4 jam dengan hasil pada masing-masing variasi waktu ialah 86 mL, 158 mL, 203 mL, dan 235 mL. Uji kualitas bahan bakar minyak yang dihasilkan ditinjau dari uji fisika maupun uji kimia. Hasil pengujian yang telah dilakukan pengujian secara fisika, diketahui bahwa bahan bakar minyak variasi waktu 1 jam memiliki kandungan air sebesar 10%v/v dan sedimentasi 252 mg/L. Hasil tersebut diketahui setelah dilakukan pengujian kadar air menggunakan alat sentrifugasi. Nilai densitas bahan bakar minyak pada variasi waktu pirolisis 1 jam = 0,8567 g/cm3

atau 856,7 kg/m3 , waktu

pirolisis 2 jam = 0,8590 g/cm3

atau 859 kg/m3

, waktu pirolisis 3 jam = 0,8649

g/cm3 atau 864,9 kg/m3

, dan waktu pirolisis 4 jam = 0,8562 g/cm3

atau 856,2

kg/m3 . Sampel variasi waktu 4 jam dilakukan pengujian flashpoint, coolpoint, viskositas serta nilai kalor dengan masing-masing pengujian dilakukan sebanyak dua kali pengulangan (duplo). Hasil uji flashpoint diperoleh sebesar 139 dan 138 (°C), uji coolpoint diperoleh sebesar -11 dan -12 (°C). Nilai viskositas sebesar 12,50 dan 13,75 (mm2/dt), dengan uji nilai kalor sebesar 409,00 dan 410,17 (MJ/kg). Hasil dari ke-empat pengujian tersebut, uji flashpoint tidak memenuhi syarat keberterimaan. Dilihat dari hasil pengujian secara kimia, diperoleh informasi bahwa bahan bakar minyak yang diperoleh termasuk ke dalam golongan bahan bakar gasolin atau bensin, dilihat dari rentang jumlah atom C yaitu C5–C10. Kandungan bilangan asam pada bahan bakar minyak variasi waktu pirolisis 1 jam, 2 jam, 3 jam, dan 4 jam secara berturut-turut ialah sebesar 25,8708 mg NaOH/g, 26,5426 mg NaOH/g, 26,4495 mg NaOH/g dan 26,4210 mg NaOH/g.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By