<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Haenyeo Sebagai Agen Pemberdayaan Perempuan Studi Kasus Masyarakat Jeju

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pemberdayaan perempuan dalam komunitas haenyeo di Pulau Jeju merupakan fenomena sosial yang kompleks yang mencakup dinamika ekonomi, budaya, dan relasional. Penelitian ini menganalisis pemberdayaan perempuan haenyeo dengan menggunakan kerangka teori pemberdayaan Jo Rowlands yang terdiri dari tiga dimensi: personal empowerment, collective empowerment, dan empowerment within close relationships. Ketiga dimensi tersebut digunakan untuk memahami bagaimana para haenyeo membangun kekuatan pribadi, memperkuat solidaritas komunitas, serta menegosiasikan relasi kuasa di dalam hubungan dekat seperti keluarga dan pernikahan. Melalui analisis literatur, studi kasus, dan data empiris mengenai kehidupan haenyeo, penelitian ini menemukan bahwa pemberdayaan haenyeo berkembang melalui kombinasi antara kemandirian ekonomi, struktur komunitas yang egaliter, dan perlawanan terhadap norma patriarki yang telah mengakar. Namun demikian, hambatan seperti beban kerja ganda, kontrol laki-laki atas pendapatan, kekerasan domestik berbasis alkohol, serta tuntutan budaya tetap membatasi pemberdayaan penuh dalam hubungan dekat. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan haenyeo merupakan proses bertahap yang bergantung pada interaksi antara kekuatan internal perempuan, dukungan kolektif komunitas, dan transformasi relasi gender dalam ruang domestik.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By