Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Jumlah Penduduk Miskin di Pulau Jawa Tahun 2010-2023
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah penduduk miskin di Pulau Jawa, dengan menguji beberapa variabel ekonomi dan sosial. Hipotesis yang diuji meliputi Upah Minimum tidak berpengaruh terhadap jumlah penduduk miskin, Inflasi tidak berpengaruh terhadap jumlah penduduk miskin, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin, serta COVID-19 (dengan variabel dummy) berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah data panel. Data panel merupakan gabungan antara data cross-section dan time series. Data cross-section menggunakan 5 Provinsi di Pulau Jawa sedangkan time series menggunakan tahun 2010-2023, dan menggunakan data sekunder yang mencakup periode sebelum dan selama pandemi COVID-19 di seluruh provinsi Pulau Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel TPT dan PDRB memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin, sesuai dengan hipotesis yang diajukan. Sementara itu, upah minimum dan inflasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan, dan pandemi COVID-19 terbukti memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah penduduk miskin. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk kebijakan pengentasan kemiskinan di Pulau Jawa, terutama dalam merespons dinamika ekonomi dan sosial yang terjadi.