Pengaruh Latihan Aerobik Pada VO2MAX Mahasiswa Blok Kesehatan Olahraga Tahun 2024
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Kebugaran kardiorespirasi merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kesehatan dan performa fisik. Latihan aerobik dikenal efektif dalam meningkatkan kebugaran dengan mengoptimalkan konsumsi oksigen selama aktivitas fisik. Selain itu, latihan aerobik dapat meningkatkan performa akademik pada mahasiswa kedokteran yang dinilai memiliki aktifitas fisik rendah. Blok Kesehatan Olaharaga merupakan salah satu program pembelajaran yang memperkenalkan sekaligus mempraktekkan mahasiswa tentang latihan fisik dan kebugarannya. Namun, penelitian mengenai pengaruh latihan aerobik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UII masih terbatas. Tujuan Penelitian: Menganalisis pengaruh latihan aerobik terhadap peningkatan nilai VO2Max mahasiswa Blok Kesehatan Olahraga Fakultas Kedokteran UII tahun 2024. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa Blok Kesehatan Olahraga tahun 2024 sebanyak 44 orang. Latihan aerobik dilakukan selama 3 minggu dengan frekuensi 2 kali per minggu. Data VO2Max diperoleh melalui bleep test yang dilakukan dua kali, yaitu pretest dan postest. Analisis statistik menggunakan Wilcoxon test dan paired t-test. Hasil: Rata-rata nilai VO2Max mahasiswa meningkat dari 27,45 mL/kgBB/menit pada pretest menjadi 29,91 mL/kgBB/menit pada posttest dengan nilai p < 0,05. Peningkatan VO2Max signifikan pada tiap kelompok jenis kelamin laki-laki dan Perempuan. Tidak ada perbedaan signifikan antara laki-laki dan perempuan. Kesimpulan: Latihan aerobik yang dilakukan selama Blok Kesehatan Olahraga tahun 2024 terbukti efektif meningkatkan kebugaran kardiorespirasi mahasiswa yang diukur melalui nilai VO2Max.