<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Uji Aktivitas Antibakteri Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (Snedds) Propolis Dan Snedds Kombinasi Propolis Dan Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb) Terhadap Bakteri Escherichia Coli

dc.Identifier.NIM18613034
dc.contributor.advisorAnnisa Fitria, S.Farm., M.Sc.
dc.contributor.advisorapt. Siti Zahliyatul Munawiroh, Ph.D.
dc.contributor.authorATIEN FADILA LESTARI
dc.date.accessioned2022-09-27T08:06:16Z
dc.date.available2022-09-27T08:06:16Z
dc.date.issued2022-07-15
dc.description.abstractLatar belakang: Antibakteri adalah zat yang dapat mengganggu pertumbuhan ataubahkan mematikan bakteri dengan cara menghambat metabolisme bakteri. Bakteri Escherichia coli merupakan salah satu bakteri yang menyebabkan infeksi padagangguan pencernaan. Aktivitas antibakteri ditemukan pada propolis atau lebah madu memiliki kandungan utama yaitu dalam bentuk resin. Selain pada propolis, aktivitas antibakteri juga ditemukan pada tanaman temulawak (Curcumaxanthorrhiza Roxb). Propolis dan temulawak memiliki sifat yang sukar larut dalam air, sehingga perlu dikombinasikan ke dalam formulasi baru yaitu SelfNanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS). Sampai saat ini belom terdapat uji terkait dengan kombinasi SNEDDS Propolis dan temulawak sebagai antibakteriterutama pada Escherichia coli. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaanSNEDDS propolis dan SNEDDS kombinasi propolis dan temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) terhadap bakteri Escherichia coli (E. coli). Metode: Pengujian aktivitas antibakteri SNEDDS propolis dan SNEDDSkombinasi propolis dan temulawak menggunakan metode makrodilusi untukmemperoleh nilai kadar hambat minimum (KHM) dan kadar bunuh minimum(KBM). Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan 6 variasi konsentrasi yaitu 80% b/v, 40% b/v, 20% b/v, 10% b/v, 5% b/v, dan 2,5% b/v dengan cara digores pada media dan hasilnya diamati setelah inkubasi pada suhu 37◦C selama 24 jam. Hasil: Dari uji makrodilusi diperoleh nilai KHM dan KBM dari SNEDDS propolis dan SNEDDS pembawa sebesar 80% ditandai dengan tidak ada pertumbuhanbakteri pada media MHA. Sedangkan pada sediaan SNEDDS kombinasi propolis dan temulawak tidak diperoleh hasil aktivitas antibakteri hingga konsentrasi 80%. Kesimpulan: SNEDDS propolis dan SNEDDS pembawa memiliki aktivitasantibakteri sedangkan SNEDDS kombinasi propolis dan temulawak tidak terdapat aktivitas antibakteri.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/39442
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAntibakterien_US
dc.subjectTemulawaken_US
dc.subjectPropolisen_US
dc.subjectSNEDDSen_US
dc.subjectEscherichia colien_US
dc.titleUji Aktivitas Antibakteri Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (Snedds) Propolis Dan Snedds Kombinasi Propolis Dan Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb) Terhadap Bakteri Escherichia Colien_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
18613034.pdf
Size:
226.39 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections