Efektivitas Isolat Bakteri Indigenous dari Tanah TPA Piyungan Untuk Bioremediasi Logam Kadmium (Cd) Pada Air Limbah Industri Tekstil
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Industri tekstil menghasilkan air limbah yang mengandung berbagai kontaminan, salah satunya adalah logam berat seperti Kadmium (Cd), yang berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas isolat bakteri indigenous dari tanah TPA Piyungan dalam menurunkan kadar logam Kadmium (Cd), Biochemical Oxygen Demand (BOD), dan Chemical Oxygen Demand (COD) pada air limbah industri tekstil di Desa Troso, Jepara. Penelitian ini menggunakan dua konsentrasi bakteri, yaitu 0,5% dan 0,9%, kedua bakteri tersebut ditumbuhkan pada media Nutrient Agar (NA) dan menggunakan metode pour plate untuk dilakukan perhitungan koloni, sedangkan untuk logam menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri indigenous dengan konsentrasi 0,5% mampu menurunkan kadar logam Cd sebesar 55%, BOD sebesar 90%, dan COD sebesar 73%. Sedangkan pada konsentrasi 0,9%, penurunan kadar logam Cd mencapai 63%, BOD sebesar 89%, dan COD sebesar 75%. Penggunaan bakteri indigenous ini dapat menjadi solusi potensial untuk mengurangi pencemaran logam berat dalam air limbah industri, sehingga dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.