Hubungan Pola Komunikasi Keluarga Terhadap Kemandirian Individu Merantau Pada Dewasa Awal
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi keluarga dan kemandirian individu merantau pada dewasa awal. Partisipan berjumlah 192 orang dewasa awal (usia 18-25 tahun) yang berstatus mahasiswa dan pekerja di perantauan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan isntrumen Adolescent Autonomy Questionnare untuk mengukur kemandirian, sedangkan komunikasi keluarga diukur menggunakan Resived Family Communication Pattern yang terdiri dua dimensi, yaitu Conversation Orientation dan Conformity Orientation. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan conversation orientation memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemandirian (P < 0.05), mengindikasikan bahwa semakin tinggi conversation orientation maka semakin tinggi kemandirian individu. Sebaliknya conformity orientation memiliki hubungan negatif signifikan dengan kemandirian (P < 0.05), yang menunjukkan bahwa semakin tinggi conformity orientation dalam keluarga maka semakin rendah kemandirian individu. Temuan ini mengindikasikan bahwa pola komunikasi terbuka memberikan peran dalam emndukung perkembangan kemandirian pada dewasa awal yang merantau, sedangkan pola komunikasi yang menekankan keseragaman atau kepatuhan cenderung menghambat perkembangan kemandirian.