Hubungan antara Kesesakan dengan Motivasi Belajar Santri Pondok Pesantren
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik hubungan antara kesesakan dengan motivasi belajar santri pondok pesantren. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara kesesakan dengan motivasi belajar santri pondok pesantren. Subjek dalam penelitian ini adalah santri pondok pesantren Mamba'ul Huda dengan karakteristik berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang telah bermukim di pondok pesantren minimal dua tahun. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa santri yang berada di masa dua tahun pertama sudah lepas dari masa ta'aruf dan penyesuaian diri. Santri yang sudah tinggal selama dua tahun juga diasumsikan sudah cukup lama dalam berinteraksi dan bersosialisasi dengan lingkungan pesantren. Subjek penelitian berjumlah 153 orang. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala motivasi belajar yang disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek motivasi belajar yang dikemukakan oleh McCown & Roop (1996) dan skala kesesakan yang peneliti modifikasi dari skala kesesakan yang telah disusun sebelumnya oleh Cholidah (1996). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi dari Spearman untuk menguji apakah terdapat hubungan antara kesesakan dengan motivasi belajar samri, dengan menggunakan fasilitas program SPSS versi 12,00 sebagai alat bantu analisis secara statistik. Hasil analisis data menunjukkan korelasi sebesar r = -0,178 dan p=0,027 (p<0,05) pada uji dua sisi (two-tailed) yang artinya terdapat hubungan antara kesesakan dengan motivasi belajar santri pondok pesantren. Jadi hipotesis penelitian diterima.