Analisis Dispersi Paparan Gas NH3, Co Dan CO2 di Kawasan Dataran Tinggi Dieng
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kawasan Dataran Tinggi Dieng dikenal dengan keberadaan panas bumi atau geothermal yang cukup signifikan. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng merupakan salah satu proyek yang menggunakan energi geothermal untuk menghasilkan listrik. PT. Geo Dipa Energi unit Dieng merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang panas bumi. Kawasan Dataran Tinggi Dieng terdiri dari 8 titik kawah dan area PLTP terdiri dari 2 unit cooling tower, 5 unit Atmospheric Flush Tank (AFT) dan 1 unit rock muffler. Tujuan dari penelitian tersebut untuk mengetahui tingkat konsentrasi, pola sebaran, dan menyusun mitigasi untuk menghadapi bahaya gas beracun Amonia (NH3), Karbon Monoksida (CO), dan Karbon Dioksida (CO2) di kawasan Dieng. Simulasi dispersi dilakukan menggunakan software AERMOD view 8.9.0. Analisis dari udara ambien PLTP unit Dieng dan Kawah Dieng diperlukan untuk memperkirakan beban maksimum yang dapat diterima atmesfor dalam menyesuaikan tingkat polutan yang diemisikan ke lingkungan. Penelitian ini menggunakan data lajur alir rata-rata dan memodelkan konsentrasi emisi untuk 24 jam dan hasil konsentrasi akan dibandingkan dengan baku mutu NH3 (KepMenLH No. 50 Tahun 1996), baku mutu CO (PP 22 Tahun 2021 Lampiran VII) dan baku mutu CO2 (WHO Tahun 2005). Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa konsentrasi NH3, CO dan CO2 masih dibawah standar baku mutu. Hasil validasi dari empat titik pengukuran aktual menunjukkan bahwa konsentrasi prediksi oleh model AERMOD memiliki kesalahan sebesar NH3 6,4% dan CO sebesar 9,93% yang artinya masih akurat. Bentuk dari mitigasi sederhana yang bisa dilakukan dengan membawa gas detektor dan Alat Pelindung Diri (APD) jika berada di titik lokasi konsentrasi tertinggi. Hasil konsetrasi menunjukan masih dibawah baku mutu, akan tetapi dapat membahayakan sehingga perlu dibuat mitigasi untuk meminimalisir dampak yang terjadi.