Desain Sistem Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) untuk Pasien Hipertensi dan Diabetes Melitus Pada Layanan Primer
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan upaya preventif dan promotif untuk penderita penyakit tidak menular seperti Hipertensi dan Diabetes Melitus (DM). Permasalahan utama yang terjadi di Puskesmas Ngaglik 1 adalah rendahnya tingkat kedisiplinan pasien Prolanis dalam mengikuti jadwal konsumsi obat, olahraga, dan kontrol rutin yang menyebabkan penurunan kualitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem reminder yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, khususnya pasien dan petugas Prolanis. Metode yang digunakan adalah User-Centered Design (UCD), yang melibatkan pengguna secara aktif dalam seluruh tahapan desain. Proses penelitian meliputi identifikasi masalah, observasi, wawancara, analisis kebutuhan pengguna, pembuatan wireframe, hingga pengujian prototype menggunakan metode Cognitive Walkthrough (CW) dan uji evaluasi UI/ UX. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan desain sistem aplikasi reminder yang terdiri dari dua antarmuka utama, yaitu untuk petugas dan pasien dengan menyediakan fitur notifikasi jadwal minum obat, olahraga, kontrol rutin, serta komunikasi darurat (emergency). Proses iterasi dari lima petugas dan sepuluh pasien sebagai responden menunjukkan hasil usability yang baik pada lima indikator utama: kemudahan penggunaan, tampilan, konsistensi, efisiensi, dan kepuasan pengguna yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pengujian menggunakan metode Cognitive Walkthrough diperoleh hasil bahwa tidak terdapat kendala yang signifikan pada prototype yang diuji pada pengguna dengan memberikan skenario secara langsung. Pengujian terhadap evaluasi UI/ UX dari sisi petugas menghasilkan nilai 4,64 yang berarti sangat baik dan pengujian dari sisi pasien menghasilkan nilai 4,66 yang berarti sangat baik. Dengan demikian, prototype ini diharapkan menjadi solusi inovatif untuk mendukung keberhasilan program Prolanis dan dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi aplikasi mobile yang fungsional.