<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Optimasi Sistem Persediaan dengan Backorder Pada Lingkungan Stokastik dan Deterministik Menggunakan Metode Sistem P dan Sistem Q (Studi Kasus : Retailer Batik X Yogyakarta)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini mengoptimalkan sistem pengendalian persediaan 5 produk baju batik pada Retailer Batik X Yogyakarta dengan mempertimbangkan kondisi backorder dalam dua pendekatan permintaan, yaitu stokastik dan deterministik. Tiga skenario dianalisis: (1) kebijakan persediaan yang saat ini digunakan oleh perusahaan, (2) Sistem P dan Sistem Q dengan permintaan stokastik yang dioptimalkan menggunakan Solver Evolutionary, dan (3) Sistem P dan Sistem Q dengan permintaan deterministik hasil peramalan Metabolic Grey Model GM(1,1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing skenario menghasilkan tingkat efisiensi yang berbeda dalam hal total biaya persediaan, tingkat pelayanan, dan risiko backorder. Pada seluruh produk, total biaya persediaan pada skenario kebijakan Retailer jauh lebih tinggi dibandingkan hasil optimasi Sistem P dan Sistem Q, baik pada skenario probabilistik maupun deterministik. Kondisi ini menunjukkan bahwa kebijakan yang diterapkan perusahaan belum mempertimbangkan penentuan parameter secara optimal, sehingga frekuensi pemesanan dan jumlah backorder masih relatif tinggi. Dari seluruh skenario yang dibandingkan, Metode pengendalian persediaan yang paling efektif adalah Sistem P, karena mampu meminimalkan biaya total persediaan sekaligus menjaga tingkat pelayanan dan mengendalikan risiko backorder, dengan pemilihan model deterministik atau probabilistik yang disesuaikan dengan karakteristik permintaan produk. Sehingga menjadi metode pengendalian persediaan yang direkomendasikan bagi Retailer Batik X Yogyakarta.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By