<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Adekuasi Hemodialisis Terhadap Erythropoietin Resistance Index (ERI) pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis di RS PKU Muhammadiyah Bantul Tahun 2023

dc.Identifier.NIM20711022
dc.contributor.authorQinthara, Dinda Mazaya
dc.date.accessioned2024-07-10T01:42:52Z
dc.date.available2024-07-10T01:42:52Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractLatar Belakang: Kerusakan ginjal yang berlangsung secara kronik disebut dengan penyakit ginjal kronik (PGK). Hemodialisis (HD) merupakan modalitas terapi pengganti kerja ginjal untuk mengeliminasi molekul toksin pada pasien PGK. Adekuasi hemodialisis diukur menggunakan parameter Kt/V atau URR. Di sisi lain, terdapat komplikasi yang sering terjadi pada pasien PGK, salah satunya adalah anemia. Kemudian, terapi eritropoietin (Epo) akan diberikan kepada pasien anemia. Respon dari terapi tersebut dihitung menggunakan indeks resistensi eritropoietin (ERI). Hemodialisis yang tidak adekuat berisiko untuk terjadinya resistensi eritropoietin. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara adekuasi hemodialisis terhadap erythropoietin resistance index (ERI) pada pasien penyakit ginjal kronik. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian didapatkan dengan metode purposive sampling dan menggunakan uji hipotesis sehingga didapatkan sebanyak 104 sampel pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis dan diberi terapi eritropoietin. Data dikumpulkan menggunakan data sekunder dan hasil laboratorium yang mencakup usia, jenis kelamin, komorbid, akses vaskular, kadar ureum, Hb, dan dosis Epo di RS PKU Muhammadiyah Bantul. Hasil: Pada 104 sampel penelitian, dengan parameter adekuasi Kt/V didapatkan 91 pasien mendapat adekuasi yang tidak adekuat dan 13 pasien mendapat adekuasi yang adekuat. Sedangkan, dengan parameter URR, 76 pasien mendapat adekuasi yang tidak adekuat dan 28 pasien mendapat adekuasi yang adekuat. Hasil uji chi square antara adekuasi HD dengan parameter URR dengan ERI didapatkan hubungan bermakna (p=0,026, >0,05). Sedangkan, dengan parameter Kt/V menunjukan tidak ada hubungan bermakna dengan ERI (p=1,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara adekuasi hemodialisis dengan menggunakan parameter URR terhadap ERI di RS PKU Muhammadiyah Bantul. Kata Kunci: Adekuasi Hemodialisis, Erythropoietin Resistance Index (ERI), Kt/V,en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/50689
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAdekuasi Hemodialisisen_US
dc.subjectErythropoietin Resistance Index (ERI)en_US
dc.subjectKt/Ven_US
dc.subjectPenyakit Ginjal Kronik (PGK)en_US
dc.subjectUrea Reduction Ratio (URR)en_US
dc.titleHubungan Antara Adekuasi Hemodialisis Terhadap Erythropoietin Resistance Index (ERI) pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis di RS PKU Muhammadiyah Bantul Tahun 2023en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
20711022.pdf
Size:
3.08 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: