<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Golongan Darah ABO dengan Derajat Keparahan Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Coronavirus Disease (COVID-19) merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebakan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 (SARS-CoV2) dan telah menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Studi terbaru menemukan bahwa golongan darah ABO menjadi salah satu faktor risiko keparahan dan kerentanan terhadap infeksi COVID-19. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan golongan darah ABO dengan derajat keparahan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di RSIY PDHI pada Maret 2020 hingga Desember 2021. Terdapat 287 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil: Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pasien COVID-19 yang dirawat di RS Islam Yogyakarta PDHI merupakan pasien dengan derajat ringan sedang (49,8%) dan berat kritis (50,2%). Mayoritas subjek berjenis kelamin laki-laki (51,2%) dan berada dalam kelompok usia 50-64 tahun (46,7%) serta didominasi oleh golongan darah B (35,2%). Berdasarkan analisis bivariat dengan uji Chi-square, tidak terdapat

hubungan signifikan antara golongan darah ABO dengan derajat keparahan COVID- 19 (P= 0,673).

Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara golongan darah ABO dengan derajat keparahan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By