<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Gambaran Keberhasilan Terapi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Ibu Hamil di Puskesmas Depok I

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Anemia pada kehamilan berdampak pada ibu dan bayi, seperti perdarahan postpartum dan bayi berat badan lahir rendah (BBLR). Program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) telah dilaksanakan, namun keberhasilan terapi masih bervariasi dan umumnya hanya dinilai berdasarkan kadar hemoglobin tanpa mempertimbangkan outcome kelahiran. Tujuan: Mengetahui gambaran keberhasilan terapi berdasarkan kadar hemoglobin trimester III dan berat badan lahir. Metode: Penelitian observasional analitik retrospective cross-sectional, menggunakan data sekunder dari rekam medis di Puskesmas Depok I tahun 2024– 2025. Analisis univariat menganalisis karakteristik ibu hamil, TTD, dan outcome terapi. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square, Fisher’s Exact, atau Likelihood dengan tingkat signifikansi p <0,05. Analisis multivariat menggunakan metode regresi logistik. Hasil: Mayoritas ibu hamil berusia tidak berisiko, berpendidikan tinggi, bekerja, multigravida, dan tidak anemia pada awal kehamilan. Sebagian besar menerima TTD dosis standar 60 mg/hari. Terdapat hubungan signifikan antara status anemia awal dan dosis TTD dengan kadar hemoglobin trimester III, dengan dosis sebagai faktor paling berpengaruh dan bersifat protektif. Tidak ada variabel yang berhubungan dengan berat badan lahir. Kesimpulan: Keberhasilan terapi TTD pada ibu hamil dipengaruhi oleh status anemia awal dan dosis TTD terhadap kadar hemoglobin trimester III. Tidak ada variabel yang memengaruhi keberhasilan terapi TTD berdasarkan outcome berat badan lahir.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By