<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Formulasi Dan Karakterisasi Solid Self Nano Emulsifying Drug Delivery System (S-snedds) Ekstrak Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb.) Serta Uji Imunostimulan Secara in Vitro Pada Sel RAW 264.7

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Temulawak memiliki komponen aktif xanthorrhizol yang sukar larut dalam air yang mengakibatkan absorpsi dan ketersediaan hayati terbatas. Formulasi sediaan Liquid Self Nano Emulsifying Drug Delivery System (L-SNEDDS) dapat meningkatkan kelarutan dan absorpsinya dikarenakan kecilnya ukuran partikel. Namun liquid SNEDDS memiliki kekurangan seperti kebocoran pada kapsul dan adanya endapan serta aroma yang khas dari pembawa. Teknologi Solid-SNEDDS belum banyak dikembangkan sehingga dapat mengatasi beberapa permasalahan dari sediaan liquid SNEDDS, namun penyerapan obat juga berpotensi meningkatkan sebagai agen imunostimulan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi solid SNEDDS yang optimal dengan memenuhi persyaratan karakterisasi sediaan dan mengkaji efektivitas sediaan solid SNEDDS sebagai imunomodulator. Karakterisasi SNEDDS meliputi ukuran partikel, polidispers indeks, zeta potensial, uji termodinamika, ketahanan terhadap pengenceran dan stabilitas dipercepat. Metode pembuatan solid SNEDDS menggunakan 2 cara yaitu absorpsi senyawa berpori dan spray drying. Karakterisasi sediaan solid SNEDDS dilakukan dengan pengujian spektra inframerah, difraksi sinar-X, morfologi partikel, sifat alir dan cemaran mikroba serta uji imunostimulan secara in vitro menggunakan sel RAW 264.7 dengan pengujian viabilitas sel, pengukuran kadar Nitrit Oksida (NO) dan fagositosis makrofag. Hasil uji karakterisasi SNEDDS meliputi ukuran partikel <200 nm, polidispers indeks <0,500, zeta potensial +45 mV, tidak ada fasa pemisahan, tahan terhadap pengenceran dan stabil selama penyimpanan. Sediaan solid SNEDDS berdasarkan kelarutan dipilih F8 dengan pembawa padat manitol. Hasil menunjukkan F8 bersifat semikristal berdasarkan uji SEM, FTIR dan difraksi sinar- X. Kontaminasi mikroba masuk dalam keberterimaan. Waktu alir sebesar 02,53 detik dan stabil selama penyimpanan. Uji viabilitas sel >90% dan meningkatkan produksi NO. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai aktivitas fagositosis makrofag. Dapat disimpulkan sediaan liquid SNEDDS berukuran nano dan stabil serta solid SNEDDS memiliki sifat semikristal dan meningkatkan aktivitas imunostimulan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By