<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perjuangan Perempuan Terhadap Diskriminasi dalam Game Online (Studi Deskriptif tentang Pemain Perempuan pada Mobile Legends 2024)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Mobile Legends: Bang-Bang merupakan game online MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) identik dengan game yang dimainkan oleh pria, namun sekarang banyak perempuan yang tertarik dan menggeluti game MOBA ini sebagai pro player ataupun streamer game. Kesenjangan jumlah antara player laki-laki dan perempuan dalam game online distereotipkan dengan remaja laki-laki lebih mahir dalam bermain game online daripada perempuan. Tak heran banyak fenomena diskriminasi yang terjadi terhadap perempuan dalam game online. Diskriminasi bisa terjadi oleh siapa saja, namun dalam Mobile Legends player perempuan menjadi objek perlakuan diskriminasi karena stigma yang didapat dinilai dan dipandang tidak mahir dan jago dalam bermain game Mobile Legends. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melihat dinamika diskriminasi yang terjadi pada player perempuan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi langsung, dan online secara interaktif dan mendalam. Teknik yang digunakan untuk mencari responden adalah menggunakan metode snowball dengan mencari player perempuan yang berlokasi di Yogyakarta. Penelitian ini menunjukan dinamika diskriminasi yang terjadi pada player perempuan berupa kekerasan verbal, hinaan dan caci makian. Setelah mendapatkan perlakuan tersebut, player perempuan berperilaku seperti tidak berani bersuara, cenderung menutup diri dan indentitas, bergantung pada teman saat bermain, serta merubah sikap dan perilaku dengan menyerupai laki-laki atau male clone. Hal tersebut merupakan bentuk mereka bertahan dan ingin tetap bermain Mobile Legends.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By