Implementasi Pendidikan Profetik Dalam Membentuk Karakter Profetik Siswa Di Stp Khoiru Ummah Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Melihat potret pendidikan dan moral generasi saat ini, semakin hari semakin banyak perilaku biadab yang dipertontonkan. Sudah sepantasnya generasi muda sadar bahwa di pundak mereka kelak akan diletakkan amanah memimpin ummat dan membangun negeri. Dengan mengetahui implementasi pendidikan profetik ini, diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi masyarakat bahwa dalam pelaksanaan pendidikan profetik memuat pendidikan sebagaimana yang telah digambarkan Rasulullah SAW. Oleh karena itu, masalah dalam penelitian ini adalah: “Bagaimana implementasi dan hasil dari pendidikan profetik dalam membentuk karakter profetik siswa di STP Khoiru Ummah Yogyakarta?” Dalam penelitian ini, peneliti mengelompokkan menjadi tiga hal yaitu 1)penentuan variabel dan jenis data, 2)prosedur pengumpulan data, 3)metode pembahasan dan penulisan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang peneliti gunakan ialah metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Populasi yang dijadikan subjek penelitian berjumlah 15 orang, sedangkan sampel yang digunakan adalah 6 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dari data yang telah dikumpulkan, kemudian dianalisis dengan menggunakan teori Miles dan Huberman yaitu: 1)reduksi data, 2)display data, dan 3)verifikasi dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa implementasi pendidikan profetik di STP Khoiru Ummah, sudah terbukti mampu membentuk karakter profetik siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya Buku KHS dan Buku Challenge Siswa. Anak-anak diajarkan untuk meneladani amalan dan sifat-sifat Rasulullah SAW. Hasil dari implementasi pendidikan profetik di STP Khoiru Ummah, dapat ditunjukkan melalui pola pikir dan pola sikap yang terbentuk dari siswa-siswi Khoiru Ummah, yang mampu menggunakan ilmunya sebagai solusi masalahnya.