Mitigasi Risiko Pada Kegiatan Produksi PT Manunggal Perkasa Menggunakan Metode HIRADC
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan faktor penting dalam kegiatan industri karena berkaitan langsung dengan pencegahan kecelakaan kerja, perlindungan tenaga kerja, serta pengurangan potensi kerugian perusahaan. PT Manunggal Perkasa sebagai produsen tepung terigu memiliki proses produksi dengan tingkat risiko tinggi akibat penggunaan mesin dan aktivitas manual yang intensif. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi risiko yang terukur dan sistematis. Penelitian ini menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) yang terdiri dari tiga tahap utama, yaitu identifikasi bahaya, penilaian tingkat risiko, serta penentuan langkah pengendalian yang sesuai. Hasil penelitian menemukan 22 potensi bahaya di area produksi yang mencakup kategori bahaya fisik, kimia, ergonomi, dan mekanis. Berdasarkan penilaian, sebagian besar risiko berada pada kategori sedang hingga tinggi sehingga tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu, rekomendasi pengendalian diarahkan pada penerapan rekayasa teknik, pengendalian administratif, serta kewajiban penggunaan alat pelindung diri (APD). Salah satu usulan pengendalian teknis yang menjadi prioritas adalah pemasangan fixed guard dan cover guard pada conveyor dengan estimasi biaya Rp11.000.000. Pengendalian ini dinilai efektif untuk mencegah insiden tertimpa karung, mengurangi paparan debu, serta menekan risiko mekanis akibat pergerakan mesin. Implementasi pengendalian risiko diperkirakan dapat menurunkan tingkat risiko secara signifikan dan mengurangi potensi kecelakaan. Dengan demikian, penerapan metode HIRADC terbukti membantu perusahaan dalam mengenali, menilai, serta mengendalikan bahaya kerja secara sistematis. Kesimpulannya, pelaksanaan pengendalian yang tepat diharapkan mampu menekan angka kecelakaan, meningkatkan keselamatan pekerja, serta mendukung produktivitas dan keberlanjutan perusahaan.