Perbaikan Desain Kemasan Keripik Dengan Metode Kano Model Dan Quality Function Deployment (QFD)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Banyaknya industri pengolahan keripik di Indonesia menyebabkan tingkat persaingan yang
sangat ketat. Salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing adalah melalui perbaikan
desain kemasan, karena sekitar 70% konsumen membentuk persepsi terhadap merek hanya
dari tampilan kemasan, dan 64% konsumen cenderung membeli produk langsung dari rak
apabila desain kemasan menarik. Berdasarkan hasil pra-survei, sebanyak 77,3% konsumen
keripik Ron Renyah dari UMKM Desa Wisata Rejowinangun menyatakan keluhan
terhadap kemasan yang mudah rusak, tidak informatif, serta belum ramah lingkungan.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang perbaikan desain kemasan Ron
Renyah menggunakan metode Kano Model dan Quality Function Deployment (QFD) agar
sesuai dengan kebutuhan dan harapan konsumen. Hasil analisis Kano Model menunjukkan
bahwa atribut keamanan kemasan, informasi dan labelling pada kemasan, kemasan ramah
lingkungan, kemasan praktis, serta kemasan sesuaian regulasi termasuk dalam kategori
One Dimensional, sedangkan atribut daya tarik visual kemasan termasuk dalam kategori
Attractive. Berdasarkan hasil QFD, diperoleh enam kebutuhan teknis utama, antara lain
penggunaan material paper tube food grade dengan lapisan PLA coating, tutup snap-fit PP,
serta desain visual bernuansa hijau yang kontras dengan label informatif sesuai regulasi.
Desain usulan berbentuk tabung silinder dengan variasi ukuran 50 g, 100 g, dan 150 g.
Hasil penilaian menunjukkan rata-rata skor 4,52 (kategori sangat puas).