<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Kemacetan Arus Lalu Lintas pada Pertemuan Sebidang Jalan Kereta Api dengan Simpang Lima di Palang Joglo, Surakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kemacetan yang terjadi pada pertemuan sebidang jalan kereta api dengan Simpang Lima Palang Joglo, Surakarta disebabkan oleh lewat jenuhnya pada simpang tersebut, besarnya derajat kejenuhan untuk simpang tersebut adalah melebihi 1 (DS>1). Sebagai dasar penyelesaian atau analisis data digunakan rumusan yan« terdapat pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) Alternatif penyelesaian yang dipilih adalah dengan pemasangan lampu lalu lintas atau diubah menjadi simpang bersinyal dengan melakukan perubahan menurunkan hambatan samping, pelarangan belok kanan pada Jalan Kapt.P Tendean serta pengalihan arus pada Jalan Sugiono Utara. Analisis lampu lalu lintas menunjukkan, pemasangan lampu 4 fase tersebut didapatkan tundaan ratarata simpang sebelah Barat Palang Joglo 39,5985 det/smp dan 39,3861 det/smp untuk simpang sebelah Timur Palang Joglo dengan tingkat pelayanan D. Derajat kejenuhan sebesar 0,79 untuk simpang sebelah Barat Palang Joglo dan 0,75 untuk simpang sebelah Timur Palang Joglo. Panjang antrian kendaraan terpanjang pada Simpang Lima Palang Joglo Surakarta adalah Jalan Mangunsarkoro, untuk waktu merah normal panjang antrian yang terjadi sepanjang 168 mdan saat pintu perlintasan ditutup sebesar 129,78 m, sehingga panjang antrian maksimum yang terjadi 241,78 mdan untuk mengembalikan ke keadaan normal membutuhkan 4 kali siklus dengan waktu tunda sebesar 244 detik atau 4,06 menit. Dari alternatif pemecahan masalah hasil analisis perencanaan dan tingkat pelayanan pada kondisi jam puncak menunjukkan bahwa pada akhir tahun 2008 didapat derajat kejenuhan (DS) sebesar 1,23 dengan tingkat pelayanan F

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By