<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pola Pengobatan Penyakit Decompensatio Cordis pada Pasien Dewasa dan Lanjut Usia di Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Daerah (RSD) Panembahan Senopati Bantul Tahun 2003

dc.contributor.authorOctavia, Ika Ratna
dc.date.accessioned2019-01-23T08:45:29Z
dc.date.available2019-01-23T08:45:29Z
dc.date.issued2004
dc.description.abstractPenyakit Decompensatio Cordis merupakan bagian dari penyakit jantung yang disebabkan oleh kelainan fungsi jantung akibat jantung gagal memompakan darah untuk memenuhi kebutuhan metabolisme jaringan. Sehingga akibat penyakit ini dapat mematikan. Oleh karena itu, diperlukan ketelitian, ketepatan dalam menangani penyakit Decompensatio Cordis. Upaya agar pola pengobatan Decompensatio Cordis tepat, dilakukan penerapan standar pelayanan medik di RSD Panembahan Senopati Bantul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengobatan pasien Decompensatio Cordis yang meliputi variasi umur dan jenis kelamin, variasi jumlah obat, variasi pemberian obat, jenis obat yang digunakan, lama perawatan pasien, macam pemeriksaan laboratorium, distribusi keadaan pulang dan mengetahui kesesuaian pola pengobatan Decompensatio Cordis yang dilakukan dengan standar pelayanan medis yang ada di RSD Panembahan Senopati Bantul pada tahun 2003. Data penelitian ini dikumpulkan secara retrospektif melalui kartu rekam medik meliputi nomor register, nama pasien, umur, lama perawatan, jenis kelamin, diagnosa awal, diagnosa akhir, jenis obat selama perawatan dan dosis obat yang diberikan selama perawatan. Diagnosa penyakit diambil dari buku register harian kunjungan pasien. Hasil penelitian dianalisis secara diskriptif non analitik dan menunjukan bahwa pola pengobatan penyakit Decompensatio Cordis pada pasien dewasa dan lanjut usia di instalasi rawat inap penyakit dalam RSD Panembahan Senopati Bantul tahun 2003 yaitu kebanyakan pasien perempuan lansia mencapai 36%, variasi jumlah obat antara 1-12 macam, pemberian obat secara peroral 99,97% sedangkan parenteral 99,92%, pengobatan Decompensatio Cordis digunakan digitalis, lama perawatan antara 1- 22 hari, jenis tes laboratorium yang dilakukan antara 1-8 macam, dan distribusi keadaan pulang sembuh dan diijinkan 80,22% belum sembuh 34,44% pulang paksa 10% sedangkan pasien yang meninggal 23%. Pada penelitian ini didapatkan 12 kasus dengan 11 jenis penyakit yang menyertai Decompensatio Cordis.en_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/13168
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDecompensatio Cordisen_US
dc.subjectpola pengobatanen_US
dc.titlePola Pengobatan Penyakit Decompensatio Cordis pada Pasien Dewasa dan Lanjut Usia di Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Daerah (RSD) Panembahan Senopati Bantul Tahun 2003en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
00613224 Ika Ratna Octavia.pdf
Size:
16.56 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections