Pengaruh Perlakuan Panas Core Hasil Additive Manufacturing Terhadap Kekakuan Bending Komposit Sandwich
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Komposit adalah material yang tersusun dari dua atau lebih material yang memiliki sifat mekanik antara material yang berbeda yang diproduksi dengan proses pencampuran. Pada prinsipnya komposit sandwich merupakan struktur yang tesusun dari 2 bagian yaitu bagian atas serta bawah sebagai skin dan bagian tengah sebagai core. Pada penelitian ini menggunakan carbonfiber (skin), dengan core PLA direkatkan mengunakan resin epoxy dengan metode vacuum infusion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan panas core 3D printing dengan komposit sandwich menggunakan microwave terhadap kekakuan bending. Core dibuat menggunakan mesin 3D Print dengan bahan PLA dengan infill 20% dan fill pattern Gyroid. Penelitian ini menggunakan pengujian bending untuk mengetahui kekuatan dari masing-masing spesimen uji. Pengujian bending dilakukan di Laboratorium Bahan Teknik Departemen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada. Berdasarkan pengujian bending yang telah dilakukan menunjukkan bahwa spesimen menggunakan skin dan tidak menggunakan skin tanpa perlakuan panas memiliki nilai tertinggi jika dibandingkan dengan spesimen dengan perlakuan panas. Nilai kekakuan bending tertinggi pada spesimen tanpa dilapisi skin tanpa pemanasan dengan nilai 4.962.244 Nmm2, sedangkan kekakuan bending terendah pada pemanasan 3 jam sebesar 2.661.638 Nmm2. pada spesimen dengan dilapisi skin, kekakuan bending tertinggi sebesar 20.705.782 Nmm2. Sedangkan kekakuan terendah terjadi pada pemanasan 3 jam sebesar 9.926.471 Nmm2. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses perlakuan panas terhadap core komposit sandwich tidak berpengaruh terhadap meningkatnya nilai kekakuan bending.