Perbedaan Tingkat Kecemasan Mahasiswa FK UII Angkatan 2009 Yang Istiqomah Mengikuti Kajian Islam Dan Yang Tidak Istiqomah
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kecemasan adalah perasaaan afektif dan bersifat tidak menyenangkan. Kecemasan adalah perasaan khawatir dan takut terhadap sesuatu yang belum terjadi.Mahasiswa FK UII angkatan 2009 adalah mahasiswa tingkat akhir yang tentunya memiliki beban pikiran yang tinggi.Agama adalah petunjuk menata hati dan motivasi hidup, dengan mempelajari agama, maka hati akan lebih tenang. Tujuan : Untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat kecemasan Mahasiswa FK UII angkatan 2009 yang Istiqomah Mengikuti Kajian Islam dan yang Tidak Istiqomah Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik menggunakan metode cross sectional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kuesioner T-Mas digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan, sedangkan penilaian keistiqomahan mengikuti kajian islam hanya berdasarkan pengakuan responden. Tingkat kecemasan dibagi menjadi dua kategori, yaitu kecemasan ringan dan tinggi.Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil : Dari 110 kuesioner yang dibagikan, terdapat 94 kuesioner yang masuk kriteria inklusi. Dari 94 kuesioner didapatkan hasil bahwa mahasiswa yang memiliki kecemasan ringan sebanyak 75 orang dan mahasiswa yang memiliki kecemasan tinggi sebanyak 19 orang. Kecemasan ringan pada mahasiswa yang istiqomah mengikuti kajian islam sebanyak 28 orang (37,3%), sedangkan yang tidak istiqomah sebanyak 47 orang (62,7%). Kecemasan tinggi pada mahasiswa yang istiqomah mengikuti kajian sebanyak 5 orang (26,3%) dan yang tidak istiqomah sebanyak 14 orang (73,7%). Dari uji chi square, didapatkan nilai p=0,369 Simpulan : Tidak ada perbedaan tingkat kecemasan yang signifikan antara mahasiswa FK UII angkatan 2009 yang istiqomah mengikuti kajian islam dengan yang tidak istiqomah.