<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Kinerja Seismik Gedung pada Kondisi Tanah Lunak Menggunakan Analisis Riwayat Waktu Berbasis Penyesuaian Spektral: Studi Kasus Gedung BKD Provinsi Jawa Timur

dc.Identifier.NIM22511151
dc.contributor.authorNugraha, Fanzza Dwinandatyan Reynata
dc.date.accessioned2026-09-09T06:33:14Z
dc.date.available2026-09-09T06:33:14Z
dc.date.issued2026
dc.description.abstractGedung Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur merupakan struktur beton bertulang 5 lantai yang berlokasi di Surabaya. Wilayah ini memiliki tingkat seismisitas tinggi dikarenakan kondisi tanah lunak (Kelas Situs SE) yang mendominasi kawasan tersebut berpotensi mengamplifikasi respons struktur terhadap beban gempa. Oleh karena itu, evaluasi kinerja seismik terhadap gedung eksisting ini menjadi penting untuk memastikan struktur memenuhi persyaratan keselamatan sesuai standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja seismik gedung eksisting menggunakan metode Linear Time History Analysis (LTHA) berdasarkan SNI 1726:2019 dan FEMA 356. Pemilihan sumber gempa dilakukan berdasarkan Peta Deagregasi Bahaya Gempa Indonesia tahun 2022 untuk menentukan karakteristik magnitudo dan jarak sumber gempa dominan pada wilayah kajian. Berdasarkan hasil deagregasi tersebut, tujuh rekaman gempa dari CESMD dipilih dan dimodifikasi menggunakan spectral matching melalui SeismoMatch, kemudian diaplikasikan pada model struktur 3D menggunakan ETABS. Evaluasi mencakup validasi gaya geser dasar, simpangan antar lantai, P-Delta, dan penentuan level kinerja seismik. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh faktor skala gaya geser dasar memenuhi syarat η ≥ 1,0. Simpangan antar lantai rata-rata terbesar terjadi pada lantai 5 arah X sebesar 0,01578, masih di bawah batas izin 0,02. Koefisien stabilitas P-Delta rata-rata tertinggi sebesar 0,02691 pada lantai 2 arah X, jauh di bawah batas θ = 0,10, sehingga efek P-Delta dapat diabaikan. Level kinerja seismik struktur secara keseluruhan ditetapkan sebagai Life Safety (LS), dengan lantai 1–2 mencapai Immediate Occupancy (IO) dan lantai 3–5 pada kategori Life Safety (LS). Struktur dinyatakan aman dan memenuhi seluruh persyaratan evaluasi kinerja seismik yang ditinjau.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/66916
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectlinear time history analysis, kinerja seismik, SNI 1726:2019, FEMA 356, spectral matching, simpangan antar lantai, P-Deltaen_US
dc.titleEvaluasi Kinerja Seismik Gedung pada Kondisi Tanah Lunak Menggunakan Analisis Riwayat Waktu Berbasis Penyesuaian Spektral: Studi Kasus Gedung BKD Provinsi Jawa Timuren_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
22511151.pdf
Size:
15.41 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: