Shopping Mall di Cirebon (Pemanfaatan Vegetasi, Air Serta Elemen Ruang Sebagai Pembentuk Suasana Rekreatif pada Area Sirkulasi dan Ruang Publik)
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kota Cirebon sebagai kota transit maka banyak pendatang yang berkunjung maupun hanya sekedar transit yang membutuhkan sebuah tempat perbelanjaan sekaligus sebagai tempat rekreasi. Belanja, berkumpul dan berekreasi merupakan aktivitas yang sering dijumpai pada pola-pola kegiatan masyarakat ataupun keluarga untuk memenuhi segala kebutuhan hidup sehari-hari. Dalam memenuhi kebutuhan belanja dan rekreasi keluarga diperlukan sebuah wadah yang dapat menampung kedua aktivitas tersebut, maka perancang mengangkat sebuah tema "SHOPPING MALL" untuk menjadi dasar dalam merencanakan dan merancang sebuah pusat perbelanjaan dan rekreasi keluarga. Cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengembangkan konsep shoppng mall yang memanfaatkan vegetasi, air serta elemen ruang. Untuk menciptakan suasana yang rekreatif dalam ruang sirkulasi dan ruang publik, dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya adalah pemanfaatan unsur alam seperti vegetasi dan elemen air yang ditransformasikan dalam taman-taman serta kolam dan air terjun yang berada di dalam ruang. Vegetasi berguna sebagai simbol dan mempunyai banyak kegunaan yang fungsional. Kehadiran vegetasi dengan elemennya di dalam ruang merupakan simbol kesadaran manusia terhadap penghayatan dan hubungannya dengan alam. Dengan pemanfaatan elemen alam ini diharapkan suasana rekreatif pada ruang sirkulasi dan ruang publik dapat tercapai. Selain vegetasi dan air, hal lain yang mempengaruhi suasana rekreatif pada area sirkulasi dan ruang publik adalah elemen pembentuk ruang seperti dinding, lantai, dan plafon, dengan pola plafond dan pola lantai yang tidak monoton diharapkan dapat menciptakan suasana yang nyaman di dalam ruang. Elemen pembentuk ruang ini berkaitan dengan penggunaan material yang digunakan, pola yang digunakan baik untuk lantai maupun plafon, serta permainan tinggi rendah (leveling). Ketiga elemen pembentuk ruang beserta spesifikasi yang akan ditampilkan atau disajikan dalam ruang akan mempengaruhi kesan visual ruang tersebut.