PLACEMAKING TAMAN PENGAYOMAN SEBAGAI TAMAN KULINER KABUPATEN TEMANGGUNG
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Taman Pengayoman Kabupaten Temanggung merupakan taman kota sekaligus taman kuliner untuk mewadahi aktivitas kuliner dan aktivitas pendukung seperti bermain dan bersantai yang sebelumnya di tempatkan di Alun-Alun Temanggung. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mengobservasi pendekatan placemaking pada Taman Pengayoman sebagai taman kuliner dari aspek aktivitas, pengguna, waktu, daya tarik, dan alasan pengguna beraktivitas di taman. Metode analisis menggunakan behavior mapping untuk mengetahui pola aktivitas pengguna. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa placemaking terjadi dengan adanya aktivitas kuliner dan penunjangnya dalam tiga periode waktu. Siang hari merupakan momentum wisata kuliner yang paling kuat. Kuliner yang disuguhkan dominan makanan sedang seperti siomay, bakso, dan lain-lain. Pagi hari, disuguhkan makanan yang cocok untuk sarapan seperti bubur dan lontong sayur. Sedangkan malam hari, dominan dengan makanan berat. Dari aktivitas kuliner, muncul aktivitas penunjang yakni aktivitas bermain anak di siang hari. Pengguna taman dari anak kecil hingga orang tua. Pepohonan pada taman mendukung pengguna untuk melakukan aktivitas jogging di pagi hari walaupun tidak berhubungan langsung dengan aktivitas kuliner. Dampak negatifnya adalah penggunaan sebagian jalan raya untuk parkir mobil karena area parkir digunakan untuk pedagang kaki lima sehingga mengganggu lalu lintas di malam hari.