Perkampungan Atlet di Kawasan Gelanggang Olahraga Sidoarjo
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Prestasi olahraga merupakan tolok- ukur kemajuan pembinaan dan -pembangunan
suatu negara. Menyangkut dukungan, motivasi serta penyediaan sarana prasarananya.
Realisasi penyatuan sarana dan prasarana pembinaan atlet adalah upaya untuk
memudahkan upaya pengawasan, pengelolaan dan pengontrolan. Perencanaan sarana dan
prasarana pembinaan atlet Jawa Timur direalisasikan dalam suatu Perkampungan Atlet.
Adapun Iokasi berada di kawasan GOR Sidoarjo. Alasan dipilihnya tapak pada kawasan
tersebut dimaksudkan menjadi terpadu dengan fasilitas olahraga yang telah ada
sebelumnya. Pada perkampungan atlet direncanakan dapat menggabungkan antara kegiatan
pelatihan, asrama dan fasilitas penunjang kedalam suatu bentuk kegiatan fungsi yang
menyatu dan membentuk keserasian kegiatan. Agar ketertarikan dan keterikatan ruang dan
bangunan tercipta, pengolahan tata ruang yang dinamis dan penampilan bangunan yang
modern sebagai upaya untuk menciptakan susana tidak membosankan sekaligus sebagai
daya dukung terhadap kawasan.
Upaya menciptakan daya dukung terhadap kawasan tidak terlepas dari tinjauan
terhadap kondisi eksisting fisik kawasan, Iokasi dan site, juga eksisting fisik bangunannya.
Pengolahan suatu ruang dalam dan luar serta penampilan dinamis ditentukan oleh elemen
pembentuk ruang dinamis yang dipengaruhi warna, bahan, susunan dan komposisi vaitu
adanya hirarki, irama, datum dan skala pada bangunan. Pada penampilan modern tidak
terlepas dari kaidah-kaidah arsitektur modern yang ditandai dengan aspek fungsional serta
aspek efektif dan efesien melalui unsur estetika.
Perencanan bangunan mempertimbangkan potensi-potensi fisik eksisting pada
kawasan. Pengolahan dinamis pada ruang dalam dan luar serta penampilan dinamis didapat
dari pengolahan elemen pembentuk ruang diatas. Untuk pengolahan modern pada
bangunan menekankan fungsional pada bentuk bangunan dan penggunaan bahan untuk
masing-masing fasilitas pelatihan, asrama dan penunjang, juga penekanan pada unsur
efektif dan efesien melalui unsur estetika yang perpengaruh kuat pada visual bangunan
dengan cara ekspos struktur dan elemen-elemen bangunan juga penggunaan warna-warna
dominan. Adapun sistem bangunan yang diterapkan tidak terlepas dari aspek fungsional
yaitu struktur rangka ruang untuk mendapatkan ruang yang bebas kolom.
Konsep tata letak bangunan pada site ditentukan olah letak edar mintakat dan
kondisi-kondisi khusus sekitar site. Konsep pada perencanaan Perkampungan Atlet dengan
pertimbangan pengolahan tata ruang yang dinamis untuk mendapatkan bentuk sirkuiasi,
organisasi ruang, bentuk ruang dan gubahan massanya, sehingga dapat mewadahi kegiatan
yang berbeda yaitu pelatihan, asrama dan fasilitas penunjangnya. Sirkuiasi yang integrade
diwujudkan melalui penggabungan antara sirkuiasi linier dan grid (curvilinier), membentuk
pola yang memudahkan, kelancaran, pengawasan dan membentuk bentukan-bentukan
tertentu yang dapat dimanfaatkan sebagai elemen untuk memperkuat bangunan. Organisasi
ruang diwujudkan melalui konfigurasi ruang yang saling terkait sesuai dengan distribusi
pelayanannya. Gubahan massa dipilih pola gubahan massa yang terbentuk oleh salah satu
ruang yang diwadahi dengan memberikan kesan seimbang. Bentuk ruang menggunakan
bentuk dasar dengan pengolahan elemen-elemen bangunan dan strukrur yang diekspos,
untuk memberi kesan dinamis sekaligus citra modern pada penampilan bangunan.