<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Kebersyukuran Dan Konflik Kerja-Keluarga Pada Guru Sekolah Menengah Atas/Sederajat

dc.contributor.advisorDr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog.
dc.contributor.authorSITI RANIA PUTRI ARAPAT
dc.date.accessioned2022-10-26T04:07:52Z
dc.date.available2022-10-26T04:07:52Z
dc.date.issued2022-07-26
dc.description.abstractPenelitian ini membahas korelasi antara kebersyukuran dan konflik kerja-keluarga. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 101 Bapak dan Ibu guru Sekolah Menengah Atas/Sederajat. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua alat ukur, yaitu (a) Work-family conflict scale (WFCS) berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Carlson, dkk. (2000) dan (b) Islamic Gratitude Scale (IGS-10) yang dikembangkan oleh Rusdi (2021). Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi Spearman Rho’s menunjukkan terdapat korelasi negatif antara kebersyukuran dan konflik kerja-keluarga dengan signifikansi p = 0.024, dan secara spesifik kebersyukuran juga memiliki korelasi negatif pada dimensi time-based FIW, strain-based FIW, dan behavior-based WIF, sehingga hipotesis diterima. Disimpulkan bahwa semakin tinggi Kebersyukuran pada Guru Sekolah Menengah Atas/Sederajat maka semakin rendah konflik kerja-keluarga.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/39969
dc.language.iso18320237
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKebersyukuranen_US
dc.subjectKonflik Kerja-Keluargaen_US
dc.subjectGuru Sekolah Menengah Atas/Sederajaten_US
dc.titleKebersyukuran Dan Konflik Kerja-Keluarga Pada Guru Sekolah Menengah Atas/Sederajaten_US

Files

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections