Pengaruh Kombinasi Kurkumin Dengan Simvastatin Terhadap Kadar Malondialdehid (MDA) Serum pada Rattus Novergicus yang Diinduksi Hiperlipidemia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Latar Belakang: MDA diartikan sebagai biomarker stress oksidatif. Kurkumin
memiliki efek antioksidan serta sebagai penghambat peroksidasi lipid. Obat
golongan statin menjadi salah satu modalitas terapi lini pertama dalam pengobatan
hiperlipidemia, namun dengan pertimbangan efek samping yang dapat muncul.
Metode: penelitian ini menggunakan metode post-test only control group design.
Kelompok perlakuan diinduksi kuning telur puyuh, kurkumin, simvastatin, dan
kombinasi keduanya. Pengukuran MDA melalui serum darah. Analisis data
menggunakan One Way ANOVA.
Hasil: hasil pengamatan kadar MDA serum didapatkan rerata (nmol/ml) K (6,050
± 5,373), K- (5,254 ± 2,125), K1 (5,352 ± 5,460), K2 (4,158 ± 3,531), dan K3 (4,808
± 3,835). Hasil analisis, didapatkan tidak ada perbedaan yang signifikan (p=0,822).
Kesimpulan: Kombinasi kurkumin dan simvastatin tidak lebih baik daripada tanpa
kombinasi dalam menurunkan kadar MDA serum yang diinduksi kuning telur
puyuh.