<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perilaku Gable Frame dari Profil Bentukan Dingin

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Komponen gable frame dan profil bentukan dingin dibentuk dari dua profit Light Lip Channel yang disatukan front to front sehingga membentuk penampang kotak. Profil Light Lip Channel terbentuk dan plat tipis yang rawan terhadap tekuk lokal karena memiliki rasio lebar terhadap tebal besar. Kapasitas Gable frame dari profil bentukan dingin dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya sudut kemiringan rafter (sudut α) dan susunan penampang komponen yang berhubungan dengan penggunaan sumbu lentur komponen. Penelitian tentang gable frame dan profil bentukan dingin dilaksanakan untuk mengetahui kekuatan gable frame, daktilitas dan kekakuan pada gable frame dengan variasi sudut kemiringan rafter (sudut α) dan variasi susunan penampang komponen, membandingkan lendutan dan kekakuan dari hasil penelitian dengan hasil teoritis, membandingkan kapasitas gable frame kayu dengan gable frame baja dari profil bentukan dingin dan mengetahui pola kegagalan yang terjadi pada gable frame dari profil bentukan dingin. Penelitian ini diharapkan dapat memberikam masukkan kepada semua pihak yang membutuhkan informasi tentang gable frame. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah : studi pustaka dan berbagai buku dan literature, perumusan masalah, tujuan, pembalasan terhadap permasalahan dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur gable frame dan profil bentukan dingin yang menggunakan sudut kemiringan rafter (sudut α) yang besar dan dan susunan penampang komponennya konstan memiliki kapasitas yang lebih besar dan pada struktur gable frame dengan sudut α yang kecil. Ditinjau dan variasi susunanpenampang komponen, struktur gable frame yang komponennya disusun dengan Ibadan Isayap mampu memikul beban maksimum lebih besar, kekakuan dan daktilitasnyajuga lebih besar danpada struktur gable frame yang penampang komponennya disusun dengan Ibadan Isayap. Kekakuan hasil teoritis lebih besar daripada kekakuan hasil penelitian dan kekakuan gable frame kayu lebih besar daripada kekakuan gable frame baja dan profil bentukan dingin, tetapi daktilitas gable frame baja dan profil bentukan lebih besar daripada daktilitas gable frame kayu. Pola kegagalan yang terjadi pada gable frame dalam penelitian ini adalah tekuk lokal, sehingga kekuatan komponen gable frame berkurang.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By