<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Cemaran Daging Anjing Dalam Daging Sapi Menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) Dikombinasi Dengan Metode Artificial Neural Network (Ann)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Konsumsi daging anjing di beberapa wilayah Asia menimbulkan kekhawatiran mengenai kesehatan masyarakat sebagai akibat dari kemungkinan penularan penyakit zoonosis seperti Toxocara canis, Echinococcus granulosus, dan virus rabies, kondisi ini menimbulkan persoalan terkait kehalalan pangan bagi umat muslim karena status daging anjing termasuk bahan yang diharamkan dalam syariat islam. Mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim sehingga jaminan kehalalan pangan terkait keberadaan daging anjing sangat penting. Namun, banyak dijumpai kasus pencampuran daging sapi dan daging anjing untuk menekan biaya produksi. Untuk itu diperlukan suatu metode analisis yang mampu untuk mendeteksi campuran daging anjing dalam daging sapi secara akurat mengingat bahwa ketika sudah dicampur, kedua daging sulit dibedakan secara visual. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi daging anjing dengan memanfaatkan profil spektrum asam lemak menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) serta mengembangkan model klasifikasi berbasis Artificial Neural Network (ANN). Metode: Penelitian ini diawali dengan ekstraksi lemak menggunakan metode Bligh & Dyer, analisis profil spektrum asam lemak menggunakan FTIR, dan klasifikasi menggunakan model ANN dengan variasi hidden layer. Hasil: Penelitian ini menunjukkan perbedaan karakteristik spektrum FTIR antara daging sapi dan daging anjing. Metode ANN mampu mengklasifikasikan sampel dengan akurasi 100% dengan nilai AUC dan ROC sebesar 1,0. Selain itu, model ANN mampu serta mengkuantifikasi kadar campuran dengan akurasi 98,8% pada data kalibrasi dan 95,2% pada data validasi, serta RMSE kalibrasi 0,076 dan validasi 0,126 yang menunjukkan hasil prediksi akurat dan mendekati nilai aktual. Kesimpulan : Kombinasi FTIR dan ANN terbukti efektif dalam mengklasifikasi serta mengkuantifikasi adanya cemaran daging anjing pada produk daging sapi, termasuk pada sampel yang telah melalui proses pengolahan.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By