<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Sistem IoT untuk Pemberian Pakan pada Peternakan Kelinci

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat pemberian pakan kelinci otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Dengan adanya alat ini, pakan kelinci dapat terdistribusi ke setiap kandang secara otomatis dan lebih presisi. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh sebagian besar peternak kelinci adalah efisiensi waktu dan tenaga, karena mereka harus membagi waktu antara merawat kelinci, membersihkan kandang, dan melakukan kegiatan lain di peternakan. Teknologi IoT memungkinkan integrasi berbagai perangkat otomatis yang dapat mengontrol proses pemberian pakan. Dengan penerapan sistem ini, diharapkan kegiatan beternak menjadi lebih efisien, terkontrol, dan ramah terhadap tenaga kerja, sehingga dapat meningkatkan produktivitas peternak dan kesejahteraan kelinci. Dalam penyelesaian permasalahan tersebut, pada awalnya kami memiliki dua usulan solusi dengan fungsi serupa, namun berbeda pada bentuk pipa dan jumlah penggunaan servo. Setelah dilakukan pengujian tahap perencanaan, kami menemukan bahwa pakan kelinci tersangkut di antara ujung pintu belimbing dengan dinding pipa. Oleh karena itu, kami melakukan perubahan desain dengan menggunakan desain 3D “Pipa Y” dan menerapkan konsep pintu slide untuk menjalankan sistem ini. Pengukuran performa alat dilakukan dengan mempertimbangkan tiga aspek utama, pertama kelancaran buka tutup pintu pakan yang digerakkan oleh servo. Kedua, jumlah gramasi pakan yang dibutuhkan. Ketiga adalah persentase error dari keseluruhan pintu pakan Hasil pengujian menunjukkan adanya toleransi gramasi pemberian pakan sebesar ±15 gram. Hal ini disebabkan alat kami tidak menggunakan sensor load cell, melainkan hanya mengandalkan kalibrasi perubahan derajat pembuka dan waktu membuka pintu slide yang digerakkan oleh servo. Selain itu, bentuk pelet pakan kelinci yang tidak seragam juga memengaruhi akurasi distribusi pakan. Dari segi biaya, sistem ini memiliki total biaya pemasangan sebesar Rp4.715.000,00, dengan menggunakan software Blynk versi gratis dan beberapa komponen hardware untuk rangkaian elektroniknya. Sistem telah diuji dalam lingkungan simulasi dan menunjukkan hasil yang sesuai dengan perancangan. Secara keseluruhan, alat yang telah kami rancang mampu memenuhi spesifikasi teknis dan kebutuhan pengguna. Sistem dapat membuka dan menutup pintu slide tanpa tersangkut, pakan dapat terdistribusi dengan baik ke masing-masing kandang, serta sensor infrared yang digunakan untuk mendeteksi sisa pakan pada silo juga berfungsi dengan baik. Kedepannya, alat ini masih memiliki potensi pengembangan, seperti peningkatan akurasi gramasi pakan dan fitur tambahan lainnya sesuai kebutuhan peternak.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By