Hubungan Work-life Balance dengan Turnover Intention pada Generasi Z
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Tingginya kecenderungan turnover intention pada Generasi Z menjadi fenomena yang semakin mendapat perhatian dalam pengelolaan sumber daya manusia, terutama karena generasi ini memiliki karakteristik dan harapan kerja yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan
munculnya turnover intention adalah kemampuan individu dalam mencapai work- life balance. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work-life
balance dengan turnover intention pada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 157 Generasi Z yang memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala work-life balance yang diadaptasi oleh Yemima dan Hernawan (2025), serta skala turnover intention yang diadaptasi oleh Artopo dan Wahyuni (2024). Analisis data menggunakan korelasi non parametrik Spearman’s Rho. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara work-life balance dengan turnover intention (r = -0.796; p <0.001). Temuan ini menunjukkan bahwa Generasi Z yang memiliki tingkat work-life balance lebih baik cenderung memiliki kecenderungan turnover intention yang lebih rendah. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi merupakan salah satu aspek yang berkaitan dengan kecenderungan Generasi Z dalam mempertimbangkan keberlanjutan karirnya dalam organisasi.