<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Penggunaan Injeksi Ranitidin Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Gamping Yogyakarta

dc.Identifier.NIM17613089
dc.contributor.advisorapt.Chynthia P. Sari, S.Farm.,M.Sc
dc.contributor.advisorapt. Suci Hanifah, M.Si.,Ph.D
dc.contributor.authorSITI MAULIDA
dc.date.accessioned2022-03-22T03:17:32Z
dc.date.available2022-03-22T03:17:32Z
dc.date.issued2021-11-17
dc.description.abstractInjeksi ranitidin merupakan salah satu obat dari golongan H2 Antagonis Reseptor yang sering digunakan di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta untuk mengatasi gejala dan kondisi akibat sekresi asam lambung yang berlebihan sehingga peneliti tertarik untuk melakukan evaluasi terkait penggunaan obat injeksi ranitidin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil pengobatan dan ketepatan terapi injeksi ranitidin. Penelitian ini dilakukan secara non-eksperimental yang bersifat deskriptif dengan rancangan potong lintang melalui pengumpulan data penggunaan injeksi ranitidin yang dilakukan secara retrospektif dari data rekam medis pasien rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Proses pengambilan sampel melibatkan 200 pasien rawat inap yang menggunakan obat injeksi ranitidin pada periode januari hingga Desember 2020. Pengolahan data secara deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk persentase dengan menggunakan metode analisis univarivat untuk menganalisis data deskripsi pasien seperti nama obat, bentuk sediaan, frekuensi pemberian, ketepatan indikasi, ketepatan pasien, ketepatan obat, ketepatan dosis, ketepatan cara dan waktu pemberian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa diagnosa terbanyak penggunaan injeksi ranitidin adalah GERD sebesar 24%. Dosis injeksi ranitidin yang digunakan di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta adalah 50mg/2ml. Pasien yang menggunakan injeksi ranitidin terbanyak pada jenis kelamin perempuan sebesar 50,5%. Usia pasien terbanyak menggunakan injeksi ranitidin pada usia 26-45 tahun sebesar 47,5%. Pasien dengan lama rawat inap terbanyak adalah 1-3 hari sebesar 61,5%. Ketepatan penggunaan obat injeksi ranitidin yaitu tepat indikasi sebesar 73,5%, tepat pasien sebesar 100%, tepat dosis sebesar 100%, tepat cara pemberian sebesar 100%, tepat waktu pemberian sebesar 100%, dan tepat dokumentasi sebesar 99%.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/36692
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectInjeksi ranitidinen_US
dc.subjectprofil pengobatanen_US
dc.subjectketepatan terapien_US
dc.titleEvaluasi Penggunaan Injeksi Ranitidin Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Gamping Yogyakartaen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
17613089.pdf
Size:
317.65 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections