<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

IMPLEMENTASI PARTICIPATORY ERGONOMIC DALAM PERANCANGAN ALAT BANTU HANDLING UNTUK PENGANGKATAN KABINET TOP BOARD REAR DAN TOP BOARD FRONT (Studi Kasus di Departemen GP Assy PT.Yamaha Indonesia)

Abstract

Tingkat keselamatan seorang pekerja adalah hal yang paling utama di setiap organisasi, perusahaan, dan industri. Dikarenakan tingkat keselamatan merupakan akar dari segala segalanya. Jika tingkat keselamatan tidak di perhatikan maka, akan berdampak terhadap kecelakaan yang menyebabkan proses produksi akan terhenti atau tidak menghasilkan output. Seperti halnya di PT.Yamaha Indonesia yang bergerak di bidang manufaktur alat music piano. Keselamatan kerja merupakan hal itu yang harus diperhatikan yang disesuaikan dengan tema dari PT.Yamaha Indonesia sendiri adalah Zero Incident. Salah satu departmen dari PT.Yamaha Indonesia adalah departemen GP Assy sub departemen Fixing Top Board dimana salah satu proses memiliki resiko terjadinya kecelakaan kerja yang tinggi dikarenakan proses handling di sub departemen ini masih manual handling. yang dimana dapat menyebabkan kabinet Top Board dengan berat 30kg dapat terjatuh jika terjadi kesalahan kerja hingga menimpa bagian tubuh dari pekerja dan tentunya Musculoskeletal Disorder. Maka dari itu, dibutuhkan perancangan alat automatic handling yang sesuai dengan kondisi lapangan dan kondisi pekerja dengan menggunakan metode Ergonomic Participatory dan Focus Grup Discussion sebagai tool perancangan alat, dan beberapa metode analisa untuk memperkuat kenapa alat ini harus di rancang seperti : Rapid Upper Limp Assesment (RULA), Antopometri, Nordic Body Map (NBM), dan NIOSH Recommended Weight Limit (RWL). Dari hasil perancangan, alat yang dirancang akan berpotensi mengurangi resiko tingkat cedera pada proses handling dan mengurangi 1 proses handling dari perancangan alat bantu pengukuran untuk pemasangan Hinge dan Rubber piano tipe GP.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By