Perancangan dan Pembuatan Transformable Furniture Kombinasi Tempat Tidur dan Meja Belajar
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Efisiensi ruang menjadi semakin penting di era urbanisasi yang berkembang pesat. Apartemen studio, rumah-rumah kecil atau rumah susun, kos dan lainnya. Bagaimana caranya sebuah hunian tempat tinggal yang sedemikian kecil dapat memenuhi kebutuhan penggunanya. Hidup di tempat tinggal dengan ruang terbatas mempengaruhi masyarakat untuk memaksimalkan setiap jengkal ruang dalam memenuhi kebutuhan perabot. Dengan mengetahui konsep furnitur, sistem kerja dan ruang gerak dari furnitur saat menempati hunian. Furniture transformable adalah jenis furnitur yang dapat disesuaikan bentuk atau fungsinya untuk memenuhi kebutuhan ruang tertentu, muncul sebagai solusi inovatif untuk mengatasi masalah ini. Design thinking merupakan kerangka untuk pendekatan yang berpusat pada manusia yang menjadi strategi inovasi dan suatu paradigma manajemen yang baru untuk nilai kreasi. Dengan memahami kebutuhan manusia yang terlibat, empathize, define, ideate, prototype, dan test adalah lima langkah dalam proses pikiran desain. Produk furnitur yang akan dibuat memiliki beberapa pengembangan seperti tempat tidur yang dapat dilipat secara manual dan meja belajar dapat digerakkan secara otomatis. Dalam penggunaan dalam ruang, perolehan persentase dari setiap kondisi produk saat digunakan maupun saat tidak digunakan. Kondisi 1 saat produk tidak digunakan sebesar 85,7% dan kondisi 1 saat produk digunakan sebesar 56,4%. Lalu kondisi 2 pada saat meja belajar digunakan sebesar 75% dan kondisi 2 saat tempat tidur digunakan sebesar 55,7%.