<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Relevansi Konsep Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Ibnu Qayyim Al-jauziyyah dengan Potensi dan Pola Asuh Anak

dc.Identifier.NIM17422005
dc.contributor.authorNingrum, Kudzaifah Rukmana
dc.date.accessioned2024-06-19T02:20:21Z
dc.date.available2024-06-19T02:20:21Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractAnak Usia Dini dipandang sangat penting sehingga diistilahkan sebagai usia emas (golden age). Belakangan ini pendidikan anak usia dini menjadi salah satu bentuk tahapan pendidikan yang mendapat perhatian dari sebagian besar orang tua. Modernisme berkembang dengan pesat sehingga memunculkan kekhawatiran bagi sebagian besar orang tua terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak yang akan terjebak pada pola hidup konsumerisme, hedonisme, lunturnya moral serta kepribadian. Berdasarkan fenomena tersebut, munculah ketertarikan peneliti untuk mengkaji lebih lanjut tentang pendidikan anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi konsep pendidikan anak usia dini menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dan mengetahui relevansi konsep pendidikan tersebut dengan potensi dan pola asuh anak. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif bersumber dari data primer dan data sekunder dengan analisis data menggunakan analisis isi. Hasil dari penelitian ini adalah konsep PAUD dalam terjemahan kitab Tuhfad Al-Maudud bi Ahkam Al Maulud karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah terbagi menjadi dua periode yaitu periode usia 0-2 tahun dan usia 3-6 tahun. Pola asuh PAUD menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah yang dapat orang tua lakukan terhadap anak usia dini agar potensi anak dapat berkembang adalah membangun karakter baik anak, menjauhkan anak dari hal negatif, memberika perhatian, dan mengembangkan potensi anak. Pola asuh yang diterapkan ke anak ketika usia 0-2 tahun adalah mengadzankan telinga kanan dan mengiqamahkan telinga kiri ketika lahir, mentahnik bayi, memberi nama yang baik, menyusui hingga umur 2 tahun, aqiqah dan mencukur rambut serta mengkhitan anak. Sedangkan periode usia 3-6 tahun adalah memberikan pendidikan moral, iman, fisik, sosial, dan intelektual.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/50037
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPAUDen_US
dc.subjectUsia Dinien_US
dc.subjectGolden Ageen_US
dc.subjectRelevansien_US
dc.titleRelevansi Konsep Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Ibnu Qayyim Al-jauziyyah dengan Potensi dan Pola Asuh Anaken_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
17422005.pdf
Size:
1.39 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: